Hamas Meminta Warga Palestina Bela Masjid Al-Aqsa Selama Ramadan

 

Hamas mengajak masyarakat Palestina buat mempertahankan serta melindungi Masjid Al- Aqsa sepanjang bulan suci Ramadan. Langkah ini diambil selaku respons terhadap kebijakan Israel yang menghalangi akses masyarakat Palestina ke lingkungan Masjid Al- Aqsa di Yerusalem Timur. Hamas menyerukan supaya masyarakat Palestina beribadah di Masjid Al- Aqsa selaku wujud perlawanan terhadap pembatasan yang diterapkan oleh Israel.


Israel sudah mengumumkan kalau mereka hendak menghalangi akses masyarakat Palestina ke Masjid Al- Aqsa sepanjang Ramadan, dengan cuma memperbolehkan laki- laki berumur 55 tahun ke atas serta perempuan berumur 50 tahun ke atas buat beribadah di lingkungan tersebut. Langkah ini diambil dengan alibi keamanan, namun Hamas serta warga Palestina melihatnya selaku upaya buat menghalangi hak- hak mereka dalam beribadah. Pembatasan ini memunculkan kecaman dari Hamas serta komunitas internasional.


Suasana ini terjalin di tengah gencatan senjata yang rapuh di Gaza, sehabis konflik berdarah antara Hamas serta Israel pada Oktober 2023. Gencatan senjata ini sudah membolehkan masyarakat Gaza buat kembali ke rumah mereka sehabis berbulan- bulan tinggal di pengungsian. Tetapi, ketegangan masih besar, paling utama dengan pembatasan akses ke Masjid Al- Aqsa yang dikira selaku simbol bukti diri nasional Palestina.


Baca Juga : Wamenaker meminta Kurator Soroti Aspek Sosial PHK Buruh Sritex Di Indonesia


Hamas mengancam pembatasan akses ke Masjid Al- Aqsa serta mengajak masyarakat Palestina buat senantiasa beribadah di situ selaku wujud perlawanan. Langkah ini menampilkan kalau Hamas berkomitmen buat melindungi hak- hak beribadah masyarakat Palestina serta mempertahankan lingkungan Masjid Al- Aqsa selaku simbol perlawanan terhadap pendudukan Israel. Warga Palestina berharap kalau suasana ini tidak hendak merangsang eskalasi konflik lebih lanjut.


Warga Palestina berharap kalau Ramadan 2025 bisa bawa ketenangan serta perdamaian di daerah mereka. Dengan gencatan senjata yang berlangsung, diharapkan suasana bisa normal serta membolehkan masyarakat buat beribadah dengan tenang. Tetapi, pembatasan akses ke Masjid Al- Aqsa oleh Israel memunculkan kekhawatiran kalau ketegangan bisa bertambah kembali. Hamas serta warga Palestina berharap kalau perlawanan damai bisa menolong melindungi hak- hak mereka serta mempertahankan lingkungan Masjid Al- Aqsa. 

Posting Komentar

0 Komentar